Channel personal: Kumpulan jawaban terkait Coretax, dijawab oleh @rahmatullahbarkat & Rindang Kartika.

⚠️ Bukan resmi dari Pusat DJP. Jawaban dapat berubah sesuai perubahan ketentuan & pengembangan sistem.

Diskusi 👉 @konsulgabjatim1
Apakah rekan-rekan masih mengalami error "Kode Ekonomi Tidak Ditemukan!"?
Final Results
86%
Iya, padahal sudah coba setelah Clear Cache dan Logout Login 😢
17%
Sudah beres! 👍
#InfoPenangananKendala #KLU #UpdateSistem

🛠 INFO KENDALA: "Kode Ekonomi Tidak Ditemukan"

Bagi yang sedang mengalami kendala munculnya notifikasi "Kode Ekonomi Tidak Ditemukan" saat menggunakan Coretax, jangan panik dulu ya.

Kabarnya, saat ini memang sedang berlangsung update massal KLU (Klasifikasi Lapangan Usaha) di dalam sistem.

SOLUSINYA:
Silakan coba kembali proses pembuatan konsep SPT, atau hal-hal lain yang mewajibkan pengisian informasi KLU, setelah pukul 12.00 siang hari ini.

Terima kasih.

--
t.me/FAQcoretax
#UpdateEskalasi

Atas kendala yang sudah disampaikan melalui eskalasi kolektif terkait Faktur Pajak dan Nota Retur, periode sampai dengan 29 Juni 2026, pukul 07.50 WIB telah selesai ditindaklanjuti tim TIK DJP.

Additional Note
Untuk kendala unduh SPT, silakan buat TIKET MELATI melalui saluran yang sudah disediakan.

Additional Info
Saat ini sedang ada update massal KLU yang berpengaruh terhadap alur kasus atau proses yang form-nya terdapat mandatory adanya KLU.

---
t.me/FAQcoretax
#PanduanGrafis

PDF Tentang Masih Berlakunya Suket PP55 sesuai Pengaturan Transisi, dan Panduan Pengecekan dan Pembuatan Bukti Pemotongan PPh Final 0.5%

Sesuai FAQ 247

GRATIS - TIDAK DIPERJUALBELIKAN


t.me/FAQcoretax
Suket PP 55 Masih Berlaku dan Panduannya - @FAQCoretax #247.pdf
12.9 MB
Part 3 FAQ 248

3. PANDUAN BIKIN EBUPOT BAGI LAWAN TRANSAKSI

Pemotong/pemungut pajak dapat membuat Bukti Potong atas WP yang telah diterbitkan dan diaktifasi otomatis Suketnya dengan langkah:
* eBupot → BPPU → Create eBupot BPU
* Isi Masa Pajak (berdasarkan kejadian paling awal antara pembayaran/disediakan dibayar/jatuh tempo), NIK/NPWP 16 digit, dan NITKU penjual.

Selanjutnya, isi rincian Bupot berdasarkan kriteria omzet penerima penghasilan:

Skenario A: WP OP dengan Omzet Berjalan ≤ Rp500 Juta
* Fasilitas Pajak: Pilih "Fasilitas Lainnya"
* Nama/Kode Objek: Pilih nama objek dengan kode 28-423-03
* Tarif PPh: Ubah manual menjadi 0

Skenario B: WP OP dengan Omzet > Rp500 Juta ATAU WP Badan (Koperasi/PT OP)
* Fasilitas Pajak: Pilih "Surat Keterangan Memenuhi Kriteria Sebagai Wajib Pajak Yang Memiliki Peredaran Bruto Tertentu"
* Nama/Kode Objek: Pilih nama objek dengan kode 28-423-01
* Tarif PPh: Pastikan terisi 0,5

Tahap Akhir:
Lengkapi bagian Dokumen Referensi dengan Jenis Dokumen , Nomor Dokumen, Tanggal dokumen pendukung (seperti invoice), serta NITKU dari pemotong PPh, lalu klik Submit

Selengkapnya: FAQ 136 dan FAQ 152

Unduh materi PPh Final 0.5% sesuai PP 20 di https://pajak.go.id/id/salindia-pp-nomor-20-tahun-2026-tentang-perubahan-atas-pp-nomor-55-tahun-2022-tentang-penyesuaian

Halaman 12 • 3


t.me/FAQcoretax
Part 2 FAQ 248

2. CARA WP PPh FINAL 0.5% CEK & UNDUH SUKET DI CORETAX

WP dapat memastikan status fasilitasnya telah kembali aktif melalui dua cara:

🔎 Cara 1 (Cek Status Aktif):
* Masuk ke Portal Saya > Profil Saya > Ikhtisar Profil Wajib Pajak > Fasilitas Aktif.
* Cari Kode AS.06-01, lalu geser tabel ke kanan untuk melihat status "Aktif" beserta tanggal berlakunya.

📥 Cara 2 (Cek Nomor & Unduh Dokumen):
* Masuk ke Layanan WP > Layanan Administrasi > Daftar Fasilitas Saya.
* Cari Kode AS.06-01, geser ke kanan untuk melihat "Nomor Dokumen". Setelah itu, masuk ke Portal Saya > Dokumen Saya, cari berdasarkan nomor tersebut, lalu klik Unduh.

Halaman 1 • 2 • 3


t.me/FAQcoretax
Back to Top