๐Ÿ“Œ Rangkuman Relaksasi CoreTax DJP

๐Ÿ“ Berdasarkan Keputusan Dirjen Pajak KEP-67/PJ/2025:
DJP memberikan penghapusan sanksi administratif (PSA) atas keterlambatan pembayaran dan pelaporan pajak yang terjadi akibat implementasi CoreTax DJP sejak 1 Januari 2025.

๐Ÿ”น Mengapa Ada Relaksasi Ini?
Karena perubahan sistem bisa menyebabkan keterlambatan yang bukan kesalahan WP, maka sanksi administratif dihapus sebagai bentuk toleransi.

Jenis Sanksi Administratif yang Dihapus:
โœ… 1๏ธโƒฃ Keterlambatan Pembayaran/Penyetoran Pajak:
- PPh Pasal 4 ayat (2), PPh 15, PPh 21, PPh 22, PPh 23, PPh 25, PPh 26 (Masa Pajak Januari 2025).
- PPh 4 ayat (2) atas pengalihan hak tanah/bangunan (Masa Pajak Desember 2024 & Januari 2025).
- PPN & PPnBM (Masa Pajak Januari 2025).
- Bea Meterai yang dipungut pemungut (Masa Pajak Desember 2024 & Januari 2025).

โœ… 2๏ธโƒฃ Keterlambatan Penyampaian SPT:
- SPT Masa PPh 21/26 & SPT Masa PPh Unifikasi (Masa Pajak Januari โ€“ Maret 2025).
- SPT Masa PPN (Masa Pajak Januari โ€“ Maret 2025).
- SPT Masa Bea Meterai (Masa Pajak Desember 2024 โ€“ Maret 2025).
- SPT Masa PPh 4 ayat (2) atas penghasilan dari pengalihan tanah/bangunan (Masa Pajak Desember 2024 โ€“ Maret 2025).
- SPT PPh 4 ayat (2) atas usaha WP dengan peredaran bruto tertentu & PPh 25 (Masa Pajak Januari โ€“ Maret 2025).

๐Ÿ“Œ Cara Penghapusan Sanksi
1๏ธโƒฃ DJP tidak akan menerbitkan Surat Tagihan Pajak (STP) untuk keterlambatan ini.
2๏ธโƒฃ Jika STP sudah terlanjur terbit, Kepala Kanwil DJP akan menghapus sanksi administratif secara jabatan.
3๏ธโƒฃ Keputusan ini mulai berlaku 27 Februari 2025.

Sekian resume ini
๐Ÿซก Rahmatullah Barkat
Penyuluh Pajak
KEP-67_PJ_2025_RELAKSASI_CORETAX.pdf
162.1 KB
 
 
Back to Top